Aku memang tak setegar batu karang..
Aku memang bukan sesosok wanita yang kau inginkan..
Tapi jelas, aku mencintaimu seperti aku mencintai diriku
sendiri..
Entah apa alasannya..
Entah mengapa Tuhan menggariskan kisah kita seperti ini..
Tuhan tak pernah memberiku sedikit alasan untuk aku
mencintaimu..
Tuhan tak pernah memberiku kesempatan untuk dapat tersenyum
lepas saat bersamamu..
Entah mengapa aku terlalu larut pada rasa yang begitu
dalam..
Entah mengapa namamu selalu terselip dalam setiap doa yang
ku panjatkan..
Tuhan Maha Tahu..
Tuhan punya alasan mengapa aku begitu larut mencintaimu..
Bukan karena aku merasa yang paling sempurna dalam hidupmu..
Tetapi aku begitu tau, bagaimana rasa ini muncul dari lubuk
hati terdalam..
Jika
Tuhan memberikan pilihan, aku tak akan
pernah mau untuk terlanjur mencintaimu meskipun bahagia selalu menyertai
kita..






0 komentar:
Posting Komentar