Kepada kamu, yang datang dari gerbang utama.
Hari ini aku bangun lebih pagi. Berusaha sepagi mungkin
untuk bisa menatap wajahmu yang masih sumringah.
Biasanya aku tak akan pernah rela untuk mandi dengan air
dingin, hanya kali ini aku berani berkorban untuk itu. Untuk kamu lebih tepatnya.
Apa kabar dunia ?
Aku masih menatapnya dari sudut sekolah.
Memandangnya dari kejauhan.
Memperhatikan lekuk bibirnya yang tiba-tiba membentuk simpul
kebahagiaan.
Salam hangat,
Wanita yang selalu mencintai awan dan hujan.





