Feeds RSS

Selasa, 26 November 2013

Senyum Gadis Gerimis

Kepada kamu, yang datang dari gerbang utama.
Hari ini aku bangun lebih pagi. Berusaha sepagi mungkin untuk bisa menatap wajahmu yang masih sumringah.
Biasanya aku tak akan pernah rela untuk mandi dengan air dingin, hanya kali ini aku berani berkorban untuk itu. Untuk kamu lebih tepatnya.
Apa kabar dunia ?
Aku masih menatapnya dari sudut sekolah.
Memandangnya dari kejauhan.
Memperhatikan lekuk bibirnya yang tiba-tiba membentuk simpul kebahagiaan.

Salam hangat,

Wanita yang selalu mencintai awan dan hujan.

0 komentar:

Posting Komentar