Masih
ingat aku?
Masih
ingat kisah kita?
Masih
ingat akan janji kita?
Masih
kah kau mengharapkan kehadiranku dalam hidupmu?
Masih
kah kau mengharapkan aku yang dulu kau harapkan dan selalu kau nanti?
Masih
tersimpan kah semua dalam memori otak mu?
Disini...
Malam ini... Saat ini...
Tuhan
menyadarkan ku semuaaaaaa tentangmu...
Semua
tentang kita, dulu.
Em,
menunggu itu bukan hal mengasyikan yah ternyata. Dulu sabar sekali dirimu
menghadapi tingkah laku ku yang ke kanak kanakan ini, cengeng dan suka ngambek.
Kamu
bilang itu semua wajar kan, karena aku wanita. Aku tau, kamu bicara seperti itu
karena kau menyayangiku, bukan? Tapi itu dulu.. Saat kita masih bersama dan kita masih
satu sekolah. Ah aku ini manusia
yang terlalu banyak berharap ya?
Em, apa
kabar? Baik kan?
Sama
seperti ku saat ini.
Terlalu banyak
basa basi ya aku ini...
Em, aku merindukan kamu. Merindukan kisah kita.
Bahagia kah kau sekarang bersama kekasih barumu itu?
Selamat ya.. aku turut bahagia J
Oiya, gimana disekolah baru mu itu?
Enak? Atau malah membosankan? Sudah dapat berapa teman?
Kenapa? Kenapa aku bertanya seperti itu?
Itu karena aku tau kamu bukan lah lelaki yang pandai bergaul pada
lingkukang baru.
Em, jangan lupa makan ya. Solat yang rajin. Masih ingin membahagiakan
orangtuamu kan? Masih ingin menggapai cita-cita dan mimpimu itu kan?
Sudah lah, sampai disini saja yah tulisanku ini untukmu. Aku tak kuat
menahan air mata yang sebentar lagi jatuh ini.
Jangan tidur larut malam ya, jaga dirimu baik-baik J






0 komentar:
Posting Komentar