
Sahabat,
Masih ingatkah akan kisah kita dahulu?
Bersama merangkai cerita.
Bersama menggapai cita-cita.
Sahabat,
Engkaulah segalanya.
Penerang dalam kegelapan jiwaku.
Pengisi kekosongan hari-hariku.
Sahabat,
Engkau yang menampung semua cerita hidupku
Engkau yang menampung semua derai air mataku
Engkau yang menggoreskan senyum dibibirku
Sahabat,
Engkau pelita dalam hatiku
Penyinar dalam malamku
Peneduh dalam siangku
Sahabat,
Ingatkah akan janji kita dulu?
Janji dimana kita akan selalu menyatu?
Menyatu menjadi satu
Sahabat,
Kini engkau telah pergi
Pergi jauh dariku
Untuk selamanya
TUHAN telah memisahkan kita, sahabat
Sahabat,
Ingatkah akan lembar yang kau goreskan dengan tinta itu?
Ingatkah akan pohon rindang tempat dimana kita bertemu dulu?
Ingatkah akan cerita yang kau bagi padaku?
Sahabat,
Bukan semua hal itu yang mengingatkanku padamu
Bukan senyum dan ceritamu yang mengingatkanku padamu
Bukan juga derai air mata itu yang mengingatkanku padamu
Sahabat,
Cita-cita, mimpi dan harapanmulah yang selalu ku kenang
Kebaikan, keramahan dan kesetiaanmulah yang selalu ku timang
Bahagia bersamamu akan selalu ku simpan dalam memori khusus, sahabat






0 komentar:
Posting Komentar